Moh Nofri Norman
The spirit carries on and move on be brave.
Saturday, June 2, 2012
About love
What is fall in love ???
Buat saya jatuh cinta itu adalah hal yang sulit,karena proses mencintai seseorang gak semudah yang orang lain alami.Dan oleh sebab itu saya pun enggan tuk berpacaran karena dalam status pacaran belum tentu ada cinta yang tulus.Berbicara soal cinta,cinta itu adalah rasa yang timbul akibat adanya respon dari hati yang tidak bisa dipungkiri,dan dalam cinta saya kurang setuju dengan pernyataan bahwa cinta itu menerima apa adanya,itu menimbulkan suatu pertanyaan "apakah Anda menerima pasangan yang kerjanya suka selingkuh ???",tentu tidak !! Dan menurut saya cinta itu lebih tepatnya saling menyempurnakan satu sama lain.
Sebenarnya cinta itu tidak harus diberikan sepenuhnya kepada seorang yang kita cintai,mengapa ??karena ada dua hati yang menjadi satu,maksudnya separuh hati dari masing-masing pasangan sehingga saling melengkapi ini lah yang membuat hubungan semakin erat. Adakalanya hidup itu membutuhkan cinta dari seseorang,akan tetapi setiap kali kita mendapatkan cinta yang kita inginkan,di situlah hati kita kadang merasa goyah,banyak pahit manis yang kita alami.
Jika buat teman" sekalian yang kurang tahu kapan Anda jatuh cinta,saya punya 3 proses yang dinamakan jatuh cinta :
1. Menyukai : Suka itu adalah suatu rangsangan yang merasuk kedalam pikiran kita dan akan tertanam dalam hati.
2. Merasakan : Ada perasaan yang timbul dari dalam hati yang membuat hidup lebih indah dari sebelumnya.
3. Memiliki : Hasrat yang ada dalam diri kita itu akan mempengaruhi perasaan ingin memiliki seorang wanita sebagai pelengkap hidup.
Ada beberapa kutipan kata" mutiara :
Jangan mencintai seseorang setinggi langit
Karena langit bisa runtuh
Jangan mencintai seseorang sedalam lautan
Karena lautan bisa surut
Jangan mencintai seseorang sebesar dunia
Karena dunia bisa hancur
Cukup cintai seseorang seujung kuku,walau kecil dan selalu di potong
tapi akan selalu tumbuh dan tumbuh.
Friday, June 1, 2012
Akreditasi STKS
Saudara-saudari ku sekalian,badan akreditasi menetapkan nilai kepada perguruan tinggi berdasarkan 3 aspek,yaitu bobot(50%),efisiensi(30%),dan relevansi(20%).Untuk mencapai itu tidak mudah,masalah menurunya akreditas STKS ini menyangkut aspek yg pertama yaitu bobot mahasiswa dan alumni perguruan tinggi tersebut tidak memenuhi standar akreditasi A yg ditetapkan oleh badan akreditasi nasional sehingga akreditasi menjadi B. Menurut saya pribadi jangan menyalahkan dosen,krn dosen punya hak dalam memberikan penilaian,tpi yang perlu kita tingkatkan itu kemampuan mahasiswa,jadi saya pikir mahasiswa lah yg paling berperan dalam mencapai akreditasi A. Berdasarkan efisiensi dan relevansi yang ada di STKS itu sudah terpenuhi,,dan itu tugas lembaga perguruan tinggi.Dan yang jadi masalah di sini adalah bobot para mahasiswa yang belum memenuhi standar.
Thursday, May 31, 2012
Nilai Etika dan Ham
UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN 2011/2012
MATA KULIAH: NILAI, ETIKA DAN HAM DALAM PEKERJAAN SOSIAL
DOSEN: DRA. YEANE E.M.TUNGGA, MSW
TAKE HOME
KELAS 1 E DIPLOMA IV
A. Pilih salah satu pilihan jawaban yang anda anggap paling tepat kemudian jelaskan alasan anda untuk memilih jawaban tersebut dan buat refleksi diri anda terhadap jawaban tersebut
1. Pekerja sosial profesional harus menghargai kekuatan dan kompetensi klien
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
Mengapa?
Karena dengan kita menghargai klien, dia akan merasa senang dan bersemangat untuk menghadapi masalah yang dia alami.
Andaikan saya peksos preofesional kekuatan dan kempetensi klien adalah hal yang paling saya utamakan kecuali klien benar-benar tidak mampu seperti sedang sakit jiwa.
| |
2. Pekerja sosial profesional harus mengembangkan solusi kreatif dalam kerjasama (kemitraan) dengan klien
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
3. Pekerja sosial yang profesional harus menghargai kualitas praktik dan terus menerus menguji efektifitas praktik
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
4. Pekerja sosial profesional bertanggung jawab atas perilaku-perilaku etis
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
Mengapa?
5. Pekerja sosial profesional harus mengembangkan profesi secara terus menerus
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
6. Pekerja sosial profesional harus menghormati harkat dan martabat manusia termasuk klien
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
7. Pekerja sosial profesional harus melaksanakan praktik pekerjaan sosial berbasis nilai anti diskriminasi
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
8. Pekerja sosial profesional harus melaksanakan praktik pekerjaan sosial berbasis nilai anti marginalisasi
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
9. Pekerja sosial profesional harus melaksanakan praktik pekerjaan sosial berbasis nilai anti dehumanisasi
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
10. Pekerja sosial profesional harus melaksanakan praktik pekerjaan sosial berbasis nilai anti penindasan/opresi kekerasan
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
11. Pekerja sosial professional harus berkomitmen terhadap kepentingan utama individu dalam masyarakat
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
12. Menghormati kepercayaan dan menjaga rahasia klien
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
13. Pekerja sosial professional harus berkomitmen terhadap perubahan sosial untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diakui secara sosial
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
14. Pekerja sosial professional harus berkemauan untuk memisahkan perasaan dan kebutuhan pribadi dari hubungan-hubungan profesional
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
15. Pekerja sosial professional harus berkemauan untuk menularkan/ menyebarkan pengetahuan dan keterampilan kepada orang lain
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
16. Pekerja sosial professional harus menghormati dan menghargai perbedaan-perbedaan individu dan kelompok
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
17. Pekerja sosial professional harus berkomitment untuk mengembangkan kemampuan klien untuk menolong dirinya sendiri
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
18. Perkerja sosial professional harus berkemauan untuk terus berusaha agar klien tidak frustrasi
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
19. Pekrja sosial berkomitment terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi, fisik dan mental seluruh warga masyarakat
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
20. Pekerja sosial professional harus berkomitment terhadap standar perilaku personal dan profesional yang tinggi
a. Sangat setuju
|
c. Kurang setuju
|
b. Setuju
|
d. Sangat tidak setuju
|
BROAD BASED VALUES (NASW)
- Berkomitmen pada kepentingan utama klien
- Berkomitmen pada perubahan sosial untuk memenuhi kebutuh yang diakui secara sosial
- Berkemauan untuk memisahkan antara perasaan dan kebutuhan pribadi dengan relasi personal
- Berkemauan untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada orang lain
- Menghormati dan menghargai perbedaan individu dan kelompok terhadap pengembangan kemampuan klien untuk membantu dirinya sendiri
- berkemauan untuk tetap berusaha demi kemajuan klien meskipun klien mengalami frustrasi
- Berkomitmen terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan fisik, dan mental untuk semua orang
PROEFSSIONAL VALUES
Untuk mencapai tujuan profesi, para pekerja sosial harus menjadi mitra yang bertanggung jawab dalam proses perubahan. Dengan demikian maka aktifitas proefesional harus bermuatan nilai-nilai profesi. Karena itu, aktifitas profesioanl seorang pekerja sosial harus dilandasi pada tujuan pekerjaan sosial, dan dituntun oleh standar-standar etika praktik.
Nilai-nilai pekerjaan sosial berfokus pada 3 area besar (Values about) :
A. People
Hakekat manusia dan perubahan:
1. Pelayanan keadilan sosial
2. Harkat martabat
3. Penting nya relasi manusia
4. Integritas
5. Kompetensi
B. Society
1. Menghargai proses demokratis
2. Bertanggung jawab untuk menghadapi ketidak adilan sosial
3. Bertekad untuk membuat institusi sosial lebih manusiawa dan responsive
C. Professional behavior
1. Menghargai sistem klien (kekuatan)
2. Bekerja dalam kemitraan dan kreatif
3. Terus menerus menguji efektifitas praktik diri sendiri
4. Bertanggung jawab terhadap perilaku-perilaku etis
Monday, April 9, 2012
BURNOUT DAN STRESS
A. BURNOUT
Burnout (kejenuhan) atau yang dalam bahasa gaul disebut ”bete”,kini semakin disadari sebagai suatu masalah serius yang mempengaruhi manusia.Burnout ternyata bukan saja dialami oleh pegawai pada perusahaan industri,melainkan pula sering terjadi pada mereka yang bekerja di lembaga pelayanan kesejahteraan sosial,termasuk pekerja sosial dan psikolog (zastrow,1999). Maslach dan Pines (1977:110-101) telah melakukan studi yang mendalam mengenai burnout ini terhadap beberapa profesi seperti pekerja sosial,psikiater,psikolog,petugas penjara,perawat psikiater,pengacara,dokter,perawat anak,guruh,pendeta,dan konselor. Berdasarkan penelitian tersebut Maslach dan Pines memberikan pengertian mengenai burnout dan menyimpulkan beberapa gejala yang menyertainya. Burnout dalah hilangnya perhatian terhadap orang yang sedang ditolongnya.Selain ditandai oleh kelelahan fisik dan penyakit fisik,burnout juga ditandai oleh kelelahan emosional sehingga para profesional tidak lagi memiliki perasaan-perasaan positif,simpati atau respek terhadap klien atau pasien yang ditolongnya.
B. STRESS
Stress merupakan suatu faktor yang sangat berpengaruh terhadap berbagai penyakit,seperti serangan jantung,sakit kepala,diabetes,alergi,dll. Stress juga merupakan faktor yang mempengaruhi gangguan emosional dan perilaku.Dengan demikian,kemampuan mencegah stress dapat dipandang sebagai cara yang efektif untuk mencegah gangguan-gangguan emosional dan fisik.
Stress dapat didefinisikan sebagai reaksi psikologis emosional terhadap stressors. Stressors (sumber/penyebab stress) dapat berupatuntutan,situasi atau keadaan yang mengganggu keseimbang seseorang. Terdapat sejumlah stressor yang mudah dikenali,antara lain kerumunan,keributan,kematian teman,demam yang berlebihan,kehilangan pekerjaan,keracunan dan pertengkaran.
C. PENYEBAB STRUKTURAL
Edelwich (Suharto, 1997) mengedintifikasi beberapa faktor struktural yang berkaitan dengan pekerjaan yang pada gilirannya menyebabkan stress dan brunout :
1. Terlalu banyak jam kerja.
2. Karir buntu atau tidak dapat berkembang.
3. Terlalu banyak pekerjaan atau kertas kerja yang harus diselesaikan.
4. Tidak memadainya pelatihan kerja.
5. Tidak dihargai klien.
6. Tidak dihargai oleh penyelia (supervisor).
7. Tidak digaji secara layak.
8. Tidak adanya dukungan dalam membuat keputusan penting.
9. Tidak memiliki kewenangan (powerleness) .
10. Sistem tidak responsif terhadap kebutuhan klien.
11. Kondisi dan situasi kerja yang buruk.
12. Adanya diskriminasi berdasarkan jenis kelamin.
13. Terlalu banyak perjalanan ke luar kota.
14. Terisolasi dari teman dan sahabat.
15. Tidak memiliki kehidupan sosial.
D. STRATEGI PENANGANAN BURNOUT DAN STRESS
Burnout tidak saja merugikan pekerja sosial yang mengalaminya,melainkan pula menggangu dan bahkan merusak hubungan profesional antara konselor dan klien. Selain burnout dapat menimbulkan gangguan fisik dan emosional,burnout juga menurunkan produktivitas,kinerja,dan kualitas pelayanan lembaga.Ada beberapa cara atau kiat untuk mencegah dan mengurangi stress,maupun burnout :
1. Perumusan tujuan dan pengaturan waktu.
2. Berfikir positif.
3. Mengubah pemikiran yang menimbulkan burnout.
4. Teknik-teknik relaksasi.
5. Melakukan latihan olahraga.
6. Melakukan kegiatan luar dan hobi.
7. Melakukan hal-hal yang menyenangkan.
8. Sistem dukungan sosial.
9. Variasi kerja
10. Humor
11. Mengubah atau menyesuaikan dengan kejadian-kejadian yang membuat stress.
Sunday, April 8, 2012
Hello friends, this is my first posting. I just learning or exploring the world of blogs ini. Ithink with this blog I can share with you all and can be especially useful for you all to myself.This blog will probably teach me to continue to explore the potential to become a useful person in the world and the Hereafter later.
There are many something to do with my own self. Maybe,my i will share some my experience.
I hope you enjoy the content of this blog.
Thank you.
Muhammad Nofri Norman.
Subscribe to:
Posts (Atom)
